Dunia pendidikan dewasa ini menghadapi tantangan baru. Yaitu bagaimana menggunakan teknologi infomasi dan komunikasi [information and communication tech-no/qgy/ICT) untuk mendukung proses belajar-mengajar. ICT dianggap sebagai hal penting dalam dunia pendidikan karena perkembangannya yang sangat pesat serta kemudahan-kemudahan yang dapat diberikan.

Hal inilah yang mendorong PT Telkom menggelar Telkom Smart Campus Award (TeSCA). Program ini merupakan bagian dari Indigo Awards yang digagas oleh Telkom sebagai program tanggung jawab sosial (corporate social respon-sibility/CSR) Telkom.

Indigo Awards merupakan ajang apresiasi dari seluruh kategori industri kreatif yang dinilai berhasil dan memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan dapat mendorong serta menciptakan peluang bisnis baru. Acara ini direncanakan menjadi kegiatan tahunan.

TeSCA bertujuan untuk meningkatkan ICT awareness di dunia pendidikan, khususnya komunitas perguruan tinggi. Selain itu, kegiatan Ini juga bertujuan untuk memberikan stimulus melalui penghargaan dan melakukan asses- ment terhadap implementasi ICT di institusi pendidikan. Sehingga, mampu meningkatkan penggunaan dan pengembangan ICT di lingkungan kampus.Melalui TeSCA 2009 ini Telkom berharap dapat mendorong kreativitas

dan inovasi bidang ICT di lingkungan perguruan tinggi demi mendukung terciptanya visi masyarakat informasi Indonesia. Sehingga, bisa meningkatkan martabat bangsa di dunia Internasional.

“TeSCA kami gelar dengan harapan dapat mendorong dan memacu kreativitas dan inovasi di bidang ICT untuk memajukan proses belajar-mengajar di lingkungan perguruan tinggi. Sekaligus mendukung terciptanya visi Masyarakat Informasi Indonesia,” ujar Indra Utoyo, Chief Information Officers PT Telkom.

Arif Yahya, direktur Enterprise Wholesale PT Telkom menambahkan, TeSCA digelar sebagai wujud komitmen dan tanggungjawab Telkom dalam memacu pemanfaatan ICT dalam kegiatan belajar-mengajar di perguruan tinggi.

Konsep penghargaan ini adalah semua bentuk penerapan dan solusi kreatif-inovatif ICT ke dalam proses belajar-mengajar dan penelitian serta penerapan ICT di perguruan tinggi yang mampu mendorong terwujud dan tumbuhnya industri kreatif. Selain itu, penghargaan bagi para pimpinan perguruan tinggi yang telah memberikan pengaruh besar bagi kemajuan dan perbaikan institusi maupun masyarakat melalui visi pengembangan ICT.

Pada pelaksanaan perdananya tahun lalu, Universitas Bina Nusantara (Binus) keluar sebagai peraih penghargaan tertinggi TeSCA, yaitu Platinum Award. Binus mengalahkan 74 kampus

lain yang menjadi peserta. Tahun ini, jumlah peserta meningkat tiga kal lipat, yaitu mencapai 231 kampus.

Dari jumlah tersebut, akhirnya-terpilih 17 perguruan tinggi sebagai finalis yang memenuhi kriteria. Para finalis tersebut adalah Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Telkom, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, dan Politeknik Telkom. Selain itu, STIE Perbanas Surabaya, STIE YKPN Yogyakarta, Stikom Surabaya, STMIK Amikom Yogyakarta, STMIK Poltek Pal-ComTech, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan UNIKOM. Juga. Universitas Binus. Universitas Gunadarma, Universitas Indonesia, Universitas Sebelas Maret Surakarta, dan Universitas Sumatera Utara.

Tahun ini TeSCA 2009 memberikan tiga penghargaan yang terdiri dari Platinum Award, Gold Ward, serta Special Award. Jumlah hadiah total mencapai Rp 4 miliar. Peraih Platinum mendapatkan cash reward sebesar Rp 100 juta dan bebas bandwidth hingga lima mbps selama enam bulan. Sementara itu, peraih Gold mendapatkan uang tunai sebesar Rp 75 juta dan bebas bandwidth hingga tiga mbps selama enam bulan. Adapun pemenang Special hanya memperoleh uang tunai senilai Rp 50 juta.

Pada penyelenggaraan TeSCA kali ini Telkom didukung penuh oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tingggi Departemen Pendidikan Nasional, Detiknas, dan Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komputer (Aptikom). faqih ad kelana